Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Pertama > Volume XIX (Nikah 2) > Pergaulan Suami-Istri > Istri tidak taat suami dalam kemaksiatan

( Nomor bagian 19; Halaman 170)
Soal ketujuh fatwa nomer7808
Pertanyaan 7 : Apakah boleh seorang istri menyetujui perilaku suami yang dianggap tidak diridai Allah? Istri tersebut merasa bahwa kebersamaan dengan suaminya itu memberikan pengaruh dan mengubah karakter suaminya menjadi lebih baik. Terkadang sang isteri ini terpaksa berbohong untuk kemaslahatan bukan untuk yang lain.
Jawaban 7 : Seorang istri tidak boleh menaati suami dalam kemaksiatan kepada Allah seperti bersetubuh lewat anus atau saat haid, berdasarkan hadis Tidak ada kepatuhan kepada makhluk dalam hal bermaksiat kepada Sang Pencipta dan sabda beliau shallallahu `alaihi wa sallam : Sesungguhnya kepatuhan itu dalam hal-hal kebajikan Adapun berbohong kepadanya, itu tidak berdosa jika ada kemaslahatan dan tidak berbahaya bagi orang lain, karena Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam memberi pengecualian dalam berbohong antar suami istri jika ada maslahat untuk keduanya, dan tidak ada menyebabkan kerusakan kepada lainnya. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Anggota Wakil Ketua Ketua
Abdullah bin Qu'ud Abdurrazzaq `Afifi Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz



  Sebelumnya     Berikutnya