Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Kedua > Jilid pertama (akidah) > Kata Pengantar

( Nomor bagian 1; Halaman 3)

Kata Pengantar

Segala puji hanya milik Allah Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad, keluarga, para sahabat dan para pengikutnya hingga hari Kiamat. Selanjutnya,
Alhamdulillah telah selesai penyusunan fatwa Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa di Kerajaan Arab Saudi untuk kumpulan pertama yang terdiri dari dua puluh enam bagian dengan rincian sebagai berikut:
1 - Bagian 1-3 tentang permasalahan Akidah.
2 - Bagian 4 tentang Tafsir dan Ilmu Al-Quran.
3 - Bagian 5-23 tentang Fikih yang disusun seperti pembahasan kitab Muktashar al-Muqni'.
4 - Bagian 24-26 untuk berbagai topik pembahasan.
Hadist-hadits yang dijadikan dalil dalam kumpulan fatwa ini telah disebutkan sumber referensinya, agar para peneliti dan penuntut ilmu mudah dalam mengetahui status dalil tersebut. Koleksi fatwa ini selesai dicetak pada tahun 1425 Hijriyah.
( Nomor bagian 1; Halaman 4)
Kumpulan fatwa ini berasal dari para ulama agung yang Allah beri ilmu, pemahaman yang mendalam, amanah dan kecemburuan sehingga mereka menjadi tumpuan kepercayaan umat Islam di Timur dan Barat. Hal yang sama juga membuat kumpulan fatwa ini tersebar luas di kalangan umat Islam, sehingga mendorong pihak penerbit dan para sukarelawan untuk berlomba-lomba mencetaknya. Redaksi fatwa-fatwa ini jelas, singkat, tepat, mayoritasnya berpijak pada dalil, alasannya jelas sehingga bisa dimanfaatkan oleh para ulama, pelajar atau lainnya yang tidak bisa melakukan itu semua. Semua pihak akan mendapatkan keinginannya karena di dalamnya terdapat ilmu, penjelasan hukum, dan masalah-masalah baru. Lantaran kinerja pihak Komite ini akan terus berkelanjutan, maka usaha untuk perbaikan dan percetakannya juga akan terus berkesinambungan. Kinerja berikutnya akan dilanjutkan kembali setelah selesai disusun menurut metode dan gaya yang sama, serta menjauhi adanya pengulangan fatwa. Meski pun demikian, pengulangan itu mungkin sengaja dilakukan sebagai tambahan manfaat, perubahan nama para mufti, atau bisa jadi karena kelalaian. Oleh sebab itu, hendaknya pembaca tidak mempermasahkan hal itu dan bisa memakluminya. Di samping itu, kami juga sudah memberikan nama untuk kinerja baru ini dengan "Kumpulan Kedua".
Semoga Allah senantiasa membimbing kita menuju apa yang Dia cinta dan suka, bermanfaat bagi pembaca dan pelajar, memberikan imbalan pahala kepada mufti, penyusun, pembantu, pengedar dan donatur. Sesungguhnya Dia Maha Dermawan lagi Maha Mulia. wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam. Akhirnya, segala puji hanya bagi Allah Tuhan semesta alam.

Ahmad bin Abdurrazzak ad-Duwais



  Sebelumnya     Berikutnya