Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Kedua > Jilid pertama (akidah) > Tathayur > Takut (terkena sial) dari orang yang mengunjungi seorang wanita dengan membawa daging atau pencukur janggutnya

Pertanyaan pertama dari fatwa nomor21898
( Nomor bagian 1; Halaman 281)
Pertanyaan 1: Saya kasihan pada ibu saya, karena seperti beberapa wanita lainnya, mempunyai keyakinan yang salah, misalnya bahwa susu berhenti keluar dari puting seorang wanita yang sedang menyusui apabila ada orang yang membawa daging atau pencukur janggut mengunjunginya, khususnya ketika minggu pertama setelah melahirkan. Apabila yang mengunjunginya adalah wanita haid, ibu saya meyakini bahwa wanita yang sedang menyusui tersebut tidak bisa hamil lagi setelah itu. Ini juga berlaku bagi wanita yang baru menikah, apabila dikunjungi oleh wanita haid maka dia tidak bisa hamil, karena menurut keyakinan beliau bahwa wanita tersebut akan terkena gejala yang disebut dengan "kabsah" (kemandulan yang tidak diketahui sebab ilmiahnya), dan selanjutnya dia akan menceritakan dongeng-dongeng yang berisi tentang para wanita yang terkena kabsah, tetapi jika wanita itu mandi (membersihkan diri) dari kabsah sebanyak tiga kali pada waktu salat Jumat, maka setelah itu dia bisa hamil. Saya bersumpah demi Allah bahwa saya sudah berupaya keras untuk menasehatinya bersama suami saya, tapi selalu saja alasannya bahwa ibu mertua saya juga memiliki keyakinan yang sama. Suami saya juga telah berupaya keras menasehati ibunya. Perlu diketahui bahwa ibu saya mengerjakan salat dan menghadiri majelis-majelis ilmu, tapi kami tetap gagal untuk menghilangkan keyakinan ini dari beliau. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan kepada mereka.
Jawaban 1: Keyakinan-keyakinan ini adalah batil. Dia harus bertobat dari keyakinan itu dan bertawakkal kepada Allah saja. Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam-bersabda: Dan ketahuilah sungguh sekiranya makhluk berkumpul untuk memberi sesuatu mudharat (bahaya) kepadamu, maka niscaya tidak akan bisa mereka memberi kemudharatan kepadamu melainkan dengan sesuatu yang telah dituliskan oleh Allah atasmu dan (Allah) Ta'ala berfirman Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman. Keyakinan-keyakinan tersebut termasuk tiyarah (ramalan keburukan) yang dimasukkan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ke dalam syirik, sehingga harus bertobat dari keyakinan tersebut dan memperingatkan kaum Muslimin dari keyakinan-keyakinan ini dan dari perkara-perkara syirik yang semacamnya.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Anggota Anggota Ketua
Shalih al-Fawzan Abdullah bin Ghadyan Abdul Aziz bin Abdillah Alu asy-Syaikh



  Sebelumnya     Berikutnya