Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Kedua > Jilid pertama (akidah) > Memotret > Meletakkan foto pada album dan menyimpannya

Pertanyaan pertama dari fatwa nomor15528
Pertanyaan 1: ٍSaya bekerja di organisasi sosial Islam. Organisasi tersebut memiliki banyak album yang berisi foto-foto tentang kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan oleh organisasi, misalnya dalam kumpulan foto itu ada foto-foto anak-anak yatim di Afghanistan
( Nomor bagian 1; Halaman 285)
yang ditanggung oleh organisasi, foto-foto orang-orang yang sedang berbuka bersama pada bulan Ramadan dalam program (memberi buka untuk orang yang berpuasa) dan foto-foto lainnya. Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada para dermawan dengan program-program yang ada di organisasi. Pertanyaan saya adalah: apakah foto-foto ini haram atau tidak?
Jawaban 1: Tidak boleh mengambil foto baik dengan kamera atau alat lain tanpa ada keperluan mendesak (darurat), karena larangan tentang menggambar bersifat umum dan ancamannya berat. Dan tidak boleh menyimpan foto-foto yang pengabadiannya tidak diperlukan (darurat). karena Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah memerintahkan untuk menghapus dan melenyapkannya. Sabda Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- Malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang terdapat anjing dan gambar Muttafaqun `Alaih. Tetapi boleh mengambil dan menyimpan beberapa foto dalam kondisi darurat, seperti foto-foto pada kartu identitas diri, paspor, kartu tanda pengenal, dan SIM.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Anggota Anggota Anggota Anggota Ketua
Bakar Abu Zaid Abdul Aziz Alu asy-Syaikh Shalih al-Fawzan Abdullah bin Ghadyan Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz



  Sebelumnya     Berikutnya