Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Kedua > Jilid pertama (akidah) > Memotret > Memotret anak yatim untuk mengasuhnya

Fatwa nomor19652
Alhamdulillah Wahdahu (segala puji hanyalah bagi Allah saja). Shalawat dan salam semoga dilimpahkam kepada Nabi Muhammad yang tidak ada nabi setelahnya, dan selanjutnya:
( Nomor bagian 1; Halaman 318)
Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa telah mengkaji pertanyaan yang dilayangkan kepada yang terhormat Mufti Umum, dari Kepala Yayasan Sosial Al-Qur'an dan Sunnah di Sudan dengan nomor (J/ K/ S/ 292) tanggal 29/4/1418 H, yang diajukan kepada Komite Sekretariat Jenderal Dewan Ulama Senior dengan nomor (916/A/D) tanggal 12/5/1418 H. Seorang penanya mengajukan pertanyaan sebagai berikut:
Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Yayasan Sosial Al-Qur'an dan Sunnah adalah mengasuh anak yatim, yaitu sebagai perantara antara anak yatim dan para dermawan. Dana yang terkumpul tidak masuk ke yayasan kecuali sedikit. Namun, tujuan program ini adalah memberikan kebaikan kepada anak-anak yatim kaum muslimin sementara negara Sudan sangat miskin, sehingga mereka tidak menemukan orang yang mengasuhnya kecuali para dermawan, baik individu atau yayasan sosial, dari luar negeri -semoga Allah membalas mereka dengan balasan yang lebih baik.
Sebagian besar yayasan sosial tersebut mensyaratkan kepada kami agar menyerahkan foto semua anak yatim demi berlangsungnya pengasuhan tersebut. Sebagian teman menghindari perbuatan tersebut karena mengetahui bahwa hukum foto adalah haram. Apakah boleh atau tidak kami menyuruh anak yatim agar membawa foto mereka sendiri untuk kami ajukan kepada pihak-pihak yang memberikan dana untuk mengasuh anak yatim? Perlu diketahui bahwa dana tersebut hanya bisa didapatkan dengan menyerahkan foto sementara para anak yatim itu sangat membutuhkan dana tersebut. Mohon fatwanya (pendapatnya), semoga Allah memberi (Anda) pahala.
( Nomor bagian 1; Halaman 319)
Setelah melakukan pengkajian (terhadap permasalahan yang diajukan), maka Komite menjawab sebagai berikut:
Hukum asal memotret benda-benda bernyawa adalah tidak boleh, berdasarkan dalil yang tegas, yaitu hadits dari Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Namun, dalam keadaan terpaksa hal itu dibolehkan, seperti memotret para penjahat untuk mengenali ciri-ciri mereka.
Oleh karena itu, jelaslah bahwa Anda tidak boleh meminta dana untuk mengasuh anak yatim dengan cara yang diharamkan. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: dan barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.(2) dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya Allah Subhanahu wa Ta`ala berfirman: Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Allah Azza wa Jalla juga berfirman: Hai orang-orang yang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqaan dan menghapuskan segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni (dosa-dosa) mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Anggota Anggota Anggota Wakil Ketua Ketua
Bakar Abu Zaid Shalih al-Fawzan Abdullah bin Ghadyan Abdul Aziz Alu asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz



  Sebelumnya     Berikutnya