Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Kedua > Jilid Kedua: Akidah > Mempelajari tauhid > Jamaah Tabligh

Pertanyaan Kedua dari Fatwa Nomor17776
( Nomor bagian 2; Halaman 45)
Pertanyaan 2: Saya membaca beberapa fatwa Anda yang menganjurkan penuntut ilmu untuk ikut khuruj (keluar berdakwah) bersama Jamaah Tabligh. Alhamdulillah kami telah khuruj bersama mereka dan mengambil banyak faedah, akan tetapi Syaikh, saya melihat sebagian amalan mereka yang tidak ada dalilnya dari al-Quran dan as-Sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, seperti:
1 - Membuat halaqah (perkumpulan) di dalam masjid yang berisikan dua orang atau lebih. Kemudian mereka membaca sepuluh surat terakhir dari al-Quran. Amalan ini senantiasa dilakukan setiap kali kami melakukan khuruj.
2 - Senantiasa melakukan i'tikaf pada hari Kamis.
3 - Menentukan hari-hari untuk melakukan khuruj, tiga hari dalam sebulan, empat puluh hari dalam setahun, dan empat bulan selama seumur hidup.
4 - Senantiasa melakukan doa bersama setiap kali selesai memberikan penjelasan.
Bagaimana Syaikh, jika saya melakuan khuruj bersama jamaah ini dan melakukan amalan-amalan ini yang tidak ada dalilnya dari al-Quran dan Sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam? Perlu diketahui Syaikh bahwa sangat sulit untuk mengubah cara mereka ini. Cara mereka adalah seperti itu. Kami mohon penjelasannya.
Jawaban 2: Semua amalan jamaah ini yang telah Anda sebutkan adalah bid'ah, maka tidak boleh ikut bersama mereka, hingga mereka berpegang dengan cara al-Quran dan as-Sunnah, serta meninggalkan bid'ah dalam perkataan, perbuatan, dan keyakinan mereka.
( Nomor bagian 2; Halaman 46)
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Anggota Anggota Anggota Anggota Ketua
Bakar Abu Zaid Abdul Aziz Alu asy-Syaikh Shalih al-Fawzan Abdullah bin Ghadyan Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz



  Sebelumnya     Berikutnya