Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Kedua > Jilid Keempat: Fikih-Bersuci > Hal-hal yang wajib dalam berwudu dan sifatnya > Tangannya Terpotong dan Disambung dengan Tangan Palsu yang Sulit Dilepaskan, Apakah Tetap Harus Dibasuh (Saat Wudhu)?

Pertanyaan Kedua dari Fatwa Nomor:18431
Pertanyaan 2: Tangan saya terpotong hingga ke siku, lalu saya memasang tangan palsu terbuat dari nilon yang diikatkan ke tangan dan sulit untuk melepasnya. Apakah saya harus melepasnya tiap kali wudhu, atau cukup diusap saja? Mohon fatwa dari Anda. Semoga Anda mendapatkan pahala.
( Nomor bagian 4; Halaman 85)
Jawaban 2: Jika masih ada bagian siku pada tangan Anda yang terpotong tersebut, maka Anda harus membasuhnya karena siku harus dibasuh bersama dengan tangan. Jadi, bagian siku yang masih tersisa juga harus dibasuh juga. Ini berdasarkan firman (Allah) Ta'ala, Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu. Tidak cukup hanya dengan membasuh tangan palsu yang menggantikannya, kecuali apabila sulit untuk melepasnya, maka Anda boleh mengusapnya untuk menghindari kesulitan dan kesukaran.
Namun apabila bagian siku juga habis terpotong, maka Anda tidak wajib membasuhnya, karena bagian yang harus dibasuh sudah tidak ada.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Anggota Anggota Wakil Ketua Ketua
Bakar Abu Zaid Shalih al-Fawzan Abdul Aziz Alu asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz



  Sebelumnya     Berikutnya