Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Kedua > Jilid Keempat: Fikih-Bersuci > Hal-hal yang wajib dalam berwudu dan sifatnya > Mengusap kepala yang memakai penutup

Pertanyaan ketiga dari fatwa nomor19405
Pertanyaan 3: Ketika berwudu, khususnya ketika mengusap kepala, apakah saya cukup mengusap penutup kepala saya (syal) ataukah saya harus melepasnya lalu mengusap kepala saya secara langsung, maksudnya mengusap rambut kepala saya? Semoga Allah membalas Anda dengan banyak balasan kebaikan.
Jawaban 3: Ketika berwudu, rambut kepala beserta kedua telinga harus diusap secara langsung dengan air yang baru, bukan air sisa membasuh kedua tangan, yaitu membasahi kedua tangan dengan air, lalu mengusapkannya ke seluruh rambut kepala beserta kedua telinga. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta'ala ketika menyebutkan hal-hal yang wajib dalam wudu, dan sapulah (usaplah) sebagian kepalamu dan kedua telinga adalah bagian dari kepala. Huruf /ba'/ di dalam firman Allah, Dan usaplah kepalamu
( Nomor bagian 4; Halaman 88)
adalah untuk al-ilshaq (menunjukkan makna menempel) sehingga tidak sah mengusap kepala yang terhalangi oleh penutup, seperti syal.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Anggota Anggota Anggota Wakil Ketua Ketua
Bakar Abu Zaid Shalih al-Fawzan Abdullah bin Ghadyan Abdul Aziz Alu asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz



  Sebelumnya     Berikutnya