Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Kedua > Jilid Keempat: Fikih-Bersuci > Mandi > Seorang wanita membasuh kepalanya karena janabah sedangkan dia kesakitan jika terkena air

Pertanyaan Pertama dari Fatwa Nomor:16444
Pertanyaan 1: Bagaimana cara wanita membasuh rambutnya ketika mandi janabah? Perlu diketahui bahwa saya mengalami sakit terus menerus pada kepala, dan itu akan kambuh jika terkena dingin. Bolehkah saya mengusap rambut saja tanpa mengalirkan air ke kulit kepala? Mohon penjelasannya.
( Nomor bagian 4; Halaman 146)
Jawaban 1: Wanita wajib membasuh kepalanya dan seluruh badannya disebabkan janabah, haid, dan nifas. Namun jika membasuh kepala akan membahayakan kesehatannya, atau akan menyakitinya, atau memang dokter menyarankan untuk tidak membasuhnya, maka dia cukup melakukan tayammum dengan debu. Mengusap kepala tidak sah kecuali jika ditutup dengan perban atau (kain) penutup yang dipasang pada bagian yang sakit tersebut. Jika sudah demikian, maka dia boleh mengusap perban atau kain penutup tersebut dan tidak perlu tayammum.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Anggota Anggota Anggota Ketua
Bakar Abu Zaid Shalih al-Fawzan Abdul Aziz Alu asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz



  Sebelumnya     Berikutnya