Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Kedua > Jilid Keempat: Fikih-Bersuci > Mandi > Apakah sah wudu saat mandi?

Pertanyaan yang kedua belas, dari fatwa nomor18612
Pertanyaan 12 :
( Nomor bagian 4; Halaman 160)
Apakah wudu saat mandi sah untuk salat? Apakah mengangkat jari kaki ketika sujud dapat membatalkan wudu?
Jawaban 12 : Pertama, jika ada seseorang niat mandi besar maka dapat menghilangkan hadas kecil, dengan syarat niat menghilangkan dua hadas tersebut sekaligus, karena hadas kecil termasuk bagian hadas besar. Menghilangkan hadas besar otomatis menghilangkan hadas kecil. Pertanyaan, apakah boleh wudu yang dilakukan pada saat mandi dipakai untuk salat, sesuai dengan penjelasan tadi, maka tentu saja boleh dan lebih utama karena ia berwudu disertai mandi.
Kedua, jari kedua kaki termasuk tujuh anggota badan (untuk bersujud) yang terdapat di dalam hadis Ibnu Abbas radhiyallahu `anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam bersabda, Aku diperintahkan untuk bersujud di atas tujuh tulang; pada dahi, --beliau menunjuk dengan tangannya pada hidungnya--, kedua tangan, kedua lutut, dan ujung-ujung jari kedua kaki. Muttafaqun `Alaih.
Maka mengangkat kaki ketika bersujud membatalkan salat jika dilakukan dengan sengaja. Jika karena lupa maka wajib mengganti sesuai dengan rakaat yang tidak bersujud dengan telapak kaki disertai sujud sahwi jika menjadi imam atau salat sendiri, sedangkan makmum yang tidak masbuk (tertinggal) mengganti setelah imam salam tanpa sujud sahwi, sedangkan makmum masbuk mengganti disertai sujud sahwi.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Anggota Anggota Wakil Ketua Ketua
Bakar Abu Zaid Shalih al-Fawzan Abdul Aziz Alu asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz



  Sebelumnya     Berikutnya