Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Pertama > Jilid Ketujuh: Salat (2) > Perbuatan-perbuatan yang Dimakruhkan dalam Salat karena Menghilangkan Kekhusyukan > Menjawab Telepon Saat Salat

( Nomor bagian 7; Halaman 29)

5- Menjawab Telepon Saat Salat

Fatwa Nomor1870
Pertanyaan: Beberapa orang sedang salat di rumahnya, tiba-tiba telepon berdering, mereka pun terganggu dengan dering telepon itu dalam waktu yang lama. Apakah boleh dalam kondisi seperti itu orang tersebut maju atau mundur untuk mengangkat gagang telepon atau bertakbir dan membesarkan suaranya dengan tujuan memberitahu orang yang menelepon bahwa dia sedang salat dengan mengkiyaskannya pada hukum membuka pintu saat ada yang mengetuknya atau membesarkan suara pada yang mengetuk tersebut?
Jawaban: Jika orang yang salat seperti kondisi yang Anda ceritakan dan telepon berdering, maka ia boleh mengangkat gagang telepon, meskipun harus maju atau mundur atau mengambil dengan tangan kiri atau tangan kanannya tapi dengan syarat tetap harus menghadap ke kiblat dan hendakalah ia mengucapkan (subhanallah) sebagai peringatan bagi yang menelpon. Hal ini berdasarkan hadits yang terdapat di dalam Shahih Bukhari dan Muslim bahwasanya Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam salat sambil menggendong Umamah binti (Zainab) putrinya. Apabila beliau rukuk, beliau meletakkan Umamah dan jika beliau berdiri, beliau menggendongnya Dalam riwayat Muslim disebutkan bahwa beliau sedang mengimami orang-orang yang salat di masjid. Hal ini juga berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan yang lainnya dari Aisyah radhiyallahu `anha, ia berkata
( Nomor bagian 7; Halaman 30)
Bahwasanya Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam pernah salat (sunnah) di dalam rumah dalam kondisi pintu tertutup. Kemudian aku datang, lantas beliau berjalan membuka pintu untukku. Setelah itu beliau kembali (lagi) ke tempat salatnya. Aku mengira bahwa pintu itu berada di arah kiblat
Juga berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim bahwasanya Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam bersabda, "Siapa yang dalam salatnya terjadi sesuatu, maka hendaklah para laki-laki bertasbih, sedangkan perempuan bertepuk tangan."
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu 'Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Anggota Anggota Wakil Ketua Komite Ketua
Abdullah bin Qu'ud Abdullah bin Ghadyan Abdurrazzaq `Afifi Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz



  Sebelumnya     Berikutnya