Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Pertama > Jilid Kedelapan: Salat (3) > Salat Istisqa’ > Imam Lupa Membaca Sebagian Takbir dalam Salat Istisqa' dan Salat Id

( Nomor bagian 8; Halaman 326)
Halaman Kosong
( Nomor bagian 8; Halaman 327)

Salat Istisqa’

( Nomor bagian 8; Halaman 328)
Pertanyaan Kelima dan Keenam dari Fatwa Nomor (3907 )
Pertanyaan 5: Jika imam melakukan takbiratulihram dalam salat Istisqa’ atau salat Id, lalu lupa bertakbir setelah takbiratulihram, dan baru mengingatnya setelah membaca surah al-Fatihah, apakah dia meneruskan bacaannya, ataukah memotongnya dan melengkapi takbirnya?
Jawaban 5: Jika imam lupa melakukan takbir setelah takbiratulihram sampai dia membaca al-Fatihah , maka yang paling afdal baginya adalah meneruskan bacaan dan tidak kembali untuk melakukan takbir. Sebab, takbir adalah perbuatan sunah tanpa diperdebatkan oleh para ulama, sepanjang pengetahuan kami.
Pertanyaan 6: Jika imam atau makmum mengangkat tangan (berdoa) pada salat Istisqa’ maka apakah sebaiknya mengarahkan bagian dalam kedua telapaknya ke tanah dan bagian luarnya ke langit ataukah sebaliknya?
Jawaban 6: Yang disunahkan adalah mengarahkan bagian dalam kedua telapak tangannya ke langit dan bagian luarnya ke tanah. Hal ini sesuai dengan hadis yang menyatakan bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda , "Jika kalian memohon kepada Allah, maka mohonlah kepada-Nya dengan telapak tanganmu. Janganlah kalian meminta kepada-Nya dengan punggung tanganmu." (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)
( Nomor bagian 8; Halaman 329)
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Anggota Anggota Wakil Ketua Komite Ketua
Abdullah bin Qu'ud Abdullah bin Ghadyan Abdurrazzaq `Afifi Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz



  Sebelumnya     Berikutnya