Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Pertama > Jilid Keempat Belas: Jual Beli (2) > Mempekerjakan Non-Muslim

( Nomor bagian 14; Halaman 382)
Pertanyaan Pertama dari Fatwa Nomor:(9657)
Pertanyaan 1: Apakah seorang muslim boleh mempekerjakan seorang pembantu atau sopir non-muslim, atau orang yang tidak beragama (atheis)?
Jawaban 1: Seorang muslim tidak boleh mempekerjakan non-muslim sebagai pembantu, sopir, atau pekerjaan lainnya di jazirah Arab karena Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam telah berwasiat untuk mengeluarkan orang-orang musyrik dari jazirah Arab ini. Selain itu, mempekerjakan non-muslim artinya mendekatkan orang yang telah dijauhkan oleh Allah, dan memberikan kepercayaan kepada orang yang telah Allah nyatakan sebagai pengkhianat. Di samping itu pula, hal tersebut akan menyebabkan banyak mudarat.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Anggota Wakil Ketua Ketua
Abdullah bin Ghadyan Abdurrazzaq Afifi Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz



  Sebelumnya     Berikutnya