Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Pertama > Jilid Keenam Belas: Temuan, Wakaf, Wasiat, Warisan dan Memerdekakan Budak > Maksud Firman Allah Ta'ala, "Budak-budak yang kamu miliki"

( Nomor bagian 16; Halaman 578)
Pertanyaan Keempat dari Fatwa Nomor(6356)
Pertanyaan 4: Apakah maksud ayat al-Quran (yang terjemahannya sebagai berikut), Budak-budak yang kamu miliki dan bolehkah seorang tuan memperlakukan budaknya sesuka hatinya tanpa perhitungan? Seandainya saya memiliki budak perempuan beserta suaminya, bolehkah saya memperlakukan keduanya dengan sesuka hati saya, dan adakah batasan-batasan dalam memperlakukan budak?
Jawaban 4: Maksud firman Allah (yang terjemahannya), Budak-budak yang kamu miliki menurut syariat Islam adalah budak laki-laki atau perempuan yang dimiliki seseorang secara syar'i. Seorang tuan tidak boleh memperlakukan keduanya sesuai kehendak hawa nafsu dan sesuka hatinya. Namun, dia harus memperlakukannya dengan adil sesuai dengan syariat Islam dan membebani pekerjaan yang mubah sesuai kemampuan keduanya. Seorang tuan dibolehkan menggauli budak perempuannya yang tidak bersuami, dan apabila hamil maka dia sebagai ibu dari anaknya. Oleh karenanya, tidak boleh menjualnya, namun dia berstatus merdeka ketika tuannya meninggal, tidak boleh memisahkannya dari anaknya, dan beberapa perlakuan adil lainnya yang disyariatkan Allah, baik itu yang dibolehkan maupun yang diharamkan.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Anggota Wakil Ketua Ketua
Abdullah bin Ghadyan Abdurrazzaq `Afifi Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz



  Sebelumnya     Berikutnya