Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Pertama > Volume XIX (Nikah 2) > Jatah bergilir antara sejumlah isteri > Seorang Suami Melaknat Istrinya

Pertanyaan Kesebelas dari Fatwa Nomor5953
Pertanyaan 1: Seorang wanita bertanya dan mengatakan dalam pertanyaannya: Dia memiliki suami dan terjadi pertengkaran di antara keduanya sehingga suaminya tersebut melaknatnya lebih dari lima kali. Bagaimanakah hukumnya? Semoga Allah membalas Anda dengan sebaik-baik balasan.
Jawaban 11: Seorang muslim tidak boleh melaknat istrinya atau kaum muslimin yang lain karena Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda, Melaknat seorang Mukmin sama dengan membunuhnya Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam juga bersabda,
( Nomor bagian 19; Halaman 245)
"Mencaci seorang Muslim adalah kefasikan dan memeranginya adalah kekafiran".
Namun, istrinya tidak diharamkan baginya akibat laknat tersebut. Dia harus bertobat kepada Allah Subhanahu dari dosa besar ini dan harus meminta maaf kepada istrinya karena telah melaknatnya karena Allah Subhanahu wa Ta'ala telah berfirman, dan bergaullah dengan mereka secara patut sementara mencaci dan melaknat istri bukan termasuk menggauli istri dengan cara yang baik. Seorang istri wajib mendengarkan dan menaati suaminya dalam kebaikan dan, sebaliknya, sang suami tidak mencacinya karena perilaku buruknya. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Anggota Wakil Ketua Ketua
Abdullah bin Qu'ud Abdurrazzaq `Afifi Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz



  Sebelumnya     Berikutnya