Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Pertama > Volume XIX (Nikah 2) > Jatah bergilir antara sejumlah isteri > Istri Mengeraskan Suara di Hadapan Suaminya

Pertanyaan Kelima dari Fatwa Nomor3247
Pertanyaan 5: Bagaimana hukum seorang istri yang mengeraskan suaranya melebihi suara suaminya saat berbicara?
Jawaban 5: Berdasarkan ajaran syariat, suami istri hendaknya berbicara dengan kata-kata yang dapat mendatangkan kasih sayang dan mempererat hubungan suami istri dan masing-masing hendaknya berusaha untuk tidak mengeraskan suara di hadapan pasangannya atau berbicara dengan kata-kata yang tidak disukai pasangannya. Hal itu sesuai dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala, dan bergaullah dengan mereka secara patut
( Nomor bagian 19; Halaman 248)
Seorang istri hendaknya juga tidak mengeraskan suara di hadapan suaminya. Hal itu berdasarkan firman Allah Subhanahu, dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang makruf. Akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. Namun, seorang suami hendaknya menyikapi hal itu dengan cara yang baik agar pertengkaran tidak semakin memuncak. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Anggota Wakil Ketua Ketua
Abdullah bin Qu'ud Abdurrazzaq `Afifi Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz



  Sebelumnya     Berikutnya