Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Pertama > Volume XIX (Nikah 2) > Jatah bergilir antara sejumlah isteri > Istri Berbohong Kepada Suami

Pertanyaan Kedua dari Fatwa Nomor5696
Pertanyaan 2: Saat masih remaja, seorang gadis belum membayar hutangnya. Ketika sudah menikah dan keadaannya telah berubah, dia mengambil jam tangan dan cincin emas yang dia miliki sejak masih gadis (belum menikah) lalu menjualnya untuk melunasi hutangnya. Namun, dia tidak mengatakan yang sesungguhnya kepada suaminya. Sebaliknya, dia mengatakan kepada suaminya bahwa jam tangan dan cincinnya telah hilang.
( Nomor bagian 19; Halaman 251)
Bagaimana hukum hal ini dan apa solusinya?
Jawaban 2: Jika realitannya memang seperti yang diceritakan, maka dia boleh menjual barang pribadinya untuk membayar hutang. Dia tidak berdosa dalam hal ini. Hal itu berdasarkan apa yang diriwayatkan Imam Muslim dalam Shahihnya dari Ummu Kultsum binti `Uqbah bahwasanya dia berkata, "Saya tidak pernah mendengar Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam memberikan keringanan untuk berbohong, kecuali dalam tiga kondisi: berperang, memperbaiki hubungan orang-orang yang berselisih, dan pembicaraan suami kepada istrinya dan pembicaraan seorang istri kepada suaminya." Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Anggota Anggota Wakil Ketua Ketua
Abdullah bin Qu'ud Abdullah bin Ghadyan Abdurrazzaq `Afifi Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz



  Sebelumnya     Berikutnya