Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Pertama > Jilid Kelima: Fikih - Bersuci > Fikih > Bersuci > Bab tentang Air > Pendapat Ulama yang Paling Kuat Terkait Hukum Air

( Nomor bagian 5; Halaman 80)
Halaman Kosong
( Nomor bagian 5; Halaman 81)

Fikih

( Nomor bagian 5; Halaman 82)
Halaman Kosong
( Nomor bagian 5; Halaman 83)

Bersuci

( Nomor bagian 5; Halaman 84)

Bab tentang Air

Pertanyaan Pertama dari Fatwa Nomor:( 4849 )
Pertanyaan 1: Apa pendapat ulama yang paling kuat terkait hukum air? Harap Anda berkenan memberi penjelasan.
Jawaban 1: Segala puji hanya bagi Allah. Selawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasul-Nya, keluarga, dan sahabat beliau. Amma ba'du,
Hukum dasar pada air adalah suci. Jika warna, rasa, atau baunya berubah karena najis, maka hukumnya menjadi najis, baik jumlahnya sedikit atau banyak. Namun apabila najis tidak mengubahnya, maka air itu tetap suci. Akan tetapi, jika volume air sangat sedikit, maka sebaiknya tidak digunakan untuk bersuci demi menerapkan asas kehati-hatian dan keluar dari perselisihan pendapat. Ini didasarkan hadis Abu Hurairah yang marfu', "Apabila seekor anjing menjilat wadah milik salah seorang di antara kalian, maka hendaklah dia membuang air yang ada di dalamnya."
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu 'ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Anggota Ketua
Abdullah bin Ghadyan Abdul 'Aziz bin Abdullah bin Baz



  Sebelumnya     Berikutnya