Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Pertama > Jilid Ketujuh: Salat (2) > Lupa > Doa untuk Mengusir Bisikan-Bisikan Saat Salat

Fatwa Nomor:5935
Pertanyaan: Terkadang, saat saya membasuh dua kaki ketika wudu, langsung atau selang beberapa lama sesudahnya, saya merasa ada cairan menetes melalui saluran kencing.
( Nomor bagian 7; Halaman 166)
Saya memang merasakannya, tetapi ketika saya mengecek pakaian saya, adakalanya saya melihat bekas tetesan air, satu atau beberapa titik. Namun terkadang saya tidak mendapatkan bekas apa pun. Itu terjadi karena saya tidak bisa mengontrol saluran kencing. Saya telah berkonsultasi ke sejumlah dokter dan mereka mengatakan bahwa itu adalah hal yang biasa dan banyak terjadi pada para pemuda. Itu akan hilang setelah menikah. Namun dokter yang lain menyampaikan diagnosa berbeda. Saya belum bisa terbebas dari masalah itu. Namun yang utama bagi saya adalah tentang hukum salat dan menyelesaikan masalah tersebut sesuai hukum agama (syar'i). Saya kerapkali mengulang wudu, tetapi belum merasa tenang tentang hal itu. Itulah mengapa saya menulis surat ini sambil berharap kepada Allah agar Anda dapat memahami apa yang sedang saya alami. Dengan demikian, Anda dapat memberikan fatwa kepada saya tentang hukumnya dengan jawaban yang memuaskan. Apa yang seharusnya dilakukan jika hal itu terjadi setelah wudu, dan bagaimana hukum pakaian dalam saya?
Jawaban: Kesucian adalah sebagian daripada iman. Oleh karena itu, jika seorang muslim telah bersuci kemudian merasa ada sesuatu keluar darinya, maka dia harus mengulang wudu dan mencuci tempat yang terkena najis di badan dan pakaian apabila telah memastikannya. Namun jika ternyata tidak ada, maka dia tidak boleh terpengaruh dengan hal itu dan salatnya tetap sah. Berdasarkan hadits yang disebutkan dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim dari Abdullah bin Zaid radhiyallahu 'anhu yang berkata, "Seorang lelaki mengadu kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bahwa dia seolah-olah mendapati sesuatu (kentut) ketika salat. Beliau bersabda, 'Dia tak perlu membatalkan salatnya sampai mendengar suara atau mencium bau.'"
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu 'ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Anggota Anggota Wakil Ketua Ketua
Abdullah bin Qu'ud Abdullah bin Ghadyan Abdurrazzaq Afifi Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz



  Sebelumnya     Berikutnya