Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Pertama > Jilid Ketujuh: Salat (2) > Salat Sunnah

Pertanyaan Kedua dan Ketiga dari Fatwa Nomor:6718
Pertanyaan 2: Kapankah kunut witir dibaca, apakah sebelum atau sesudah rukuk? Bagaimana redaksi doa kunut yang sesuai dengan riwayat dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam? Apakah boleh menambah doa kunut lebih dari riwayat tersebut? Apa yang harus diucapkan makmum ketika imam membaca doa atau memuji Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam kunutnya?
Jawaban 2: a) Doa kunut lebih afdal dibaca sesudah rukuk bukan sebelumnya, berdasarkan beberapa hadis sahih yang menjelaskan hal itu.
( Nomor bagian 7; Halaman 186)
b) Sebaiknya seseorang membaca doa kunut seperti yang diajarkan Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam atau doa yang lain sesuai kebutuhan, baik yang terkait dengan kebaikan agama maupun dunia.
c) Makmum disunahkan mengucapkan "Amin" saat imam membaca doa, memuji Allah Subhanahu wa Ta'ala, atau diam ketika imam memuji-Nya.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Anggota Wakil Ketua Ketua
Abdullah bin Qu'ud Abdurrazzaq Afifi Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz



  Sebelumnya     Berikutnya