Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Pertama > Jilid Ketujuh: Salat (2) > Salat Tarawih > Salat Tarawih di Rumah

( Nomor bagian 7; Halaman 202)

Salat Tarawih di Rumah

Pertanyaan Keempat dari Fatwa Nomor7617
Pertanyaan 4: Ketika telah datang bulan Ramadan dan tiba saatnya untuk melaksanakan salat tarawih, apakah saya sebaiknya pergi salat ke masjid atau salat di rumah? Saya bukanlah seorang iman namun, hanya seorang makmum. Saya pun senang membaca Al-Quran. Saya lebih menikmati bacaan saya daripada mendengar bacaan orang lain. Jika saya salat di rumah, apakah saya berdosa, yang kami maksudkan di sini hanyalah ketika salat tarawih.
Jawaban 4: Anda tidak berdosa ketika melaksanakannya di rumah karena salat tarawih hanya salat sunnah, akan tetapi melaksanakannya di masjid bersama imam lebih utama karena mengikuti apa yang pernah dilakukan Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan para sahabat radhiyallahu `anhum. Juga berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam kepada para sahabat tatkala beliau salat tarawih dengan mereka beberapa malam -dalam sebuah riwayat dikatakan- sampai tiga malam, sebagian dari sahabat mengatakan kepada beliau: "Seandainya Engkau mau melaksanakan salat sunnah ini dengan kami pada hari-hari berikutnya." Barangsiapa yang mendirikan salat (tarawih) bersama imam sampai ia keluar, niscaya Allah akan menuliskan baginya pahala salat semalam suntuk (HR. Ahmad dan para penyusun Kitab Sunan dengan sanad hasan dari Abi Dzar radhiyallahu `anhu).
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

AnggotaWakil Ketua Ketua
Abdullah bin Qu'ud Abdurrazzaq `Afifi Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz



  Sebelumnya     Berikutnya