Membuka Berdasarkan Nomor Jilid > Kumpulan Pertama > Jilid Ketujuh: Salat (2) > Sunnah Rawatib > Salat Tahiyyah Masjid dan Salat Rawatib Subuh

Salat Tahiyyah Masjid dan Salat Rawatib Subuh

Pertanyaan Kedua dari Fatwa Nomor: 7396
( Nomor bagian 7; Halaman 246)
Pertanyaan 2: Saya masuk masjid setelah adzan Subuh dan waktu yang tersisa tidak memungkinkan saya untuk salat tahiyyah masjid. Apakah sebaiknya saya menunggu iqamah dengan tetap berdiri, atau langsung menunaikan salat sunnah tahiyyah masjid, kemudian menyusul salat jamaah? Jika waktu yang tersedia hanya cukup untuk menunaikan salat tahiyyah atau sunnah Subuh, maka manakah dari kedua salat tersebut yang harus didahulukan?
Jawaban 2: Jika kondisinya sebagaimana yang telah kamu sebutkan, maka sebaiknya kamu salat sunnah Subuh dan kamu tidak perlu lagi salat tahiyyah masjid meskipun waktunya mencukupi. Jika iqamah salat Subuh telah dikumandangkan sebelum salat sunnah Subuh selesai, maka hendaknya kamu menyudahi salat sunnah tersebut dan langsung ikut salat Subuh berjamaah dengan imam. Kemudian salatlah sunnah setelah salat Subuh atau setelah terbitnya matahari, dan hal itu lebih utama.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu 'Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

AnggotaWakil Ketua Ketua
Abdullah bin Ghadyan Abdurrazzaq `Afifi Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz



  Sebelumnya     Berikutnya